Kamis, 02 November 2017

Challenge 10 Hari Komunikasi Produktif



Merapihkan Mainan Itu Mudah Kok
By: Lukluk Kholishoh
Hari ini, Kamis, 2 November 2017 merupakan hari pertama tantangan Komunikasi Produktif Kelas Bunda Sayang IIP Jogja Solo. Dalam game level 1 ini, saya memilih untuk melakukan tantangan komprod dengan si Bungsu, Novan, yang berusia 8 tahun.
Novan selama ini mempunyai kebiasaan susah merapihkan mainannya ketika dia selesai dan langsung ditinggal begitu saja. Padahal, sudah kami sepakati bahwa setelah selesai main, langsung dibereskan di tempatnya. Novan selalu saja mencari-cari alasan untuk menunda-nunda membereskan mainan logonya yang kecil-kecil itu.
                   

Sore ini, Novan kembali memainkan mainan favoritnya itu. Rencananya, sore ini pula akan ada pertandingan final sepak bola di lapangan desa tempat tinggal kami.  Ayah dan kakaknya sudah bersiap sedari tadi. Novan beranjak hendak meninggalkan mainan nya begitu saja.
Oh, no. It is the time. “ Novan sayang, bunda suka kalau Novan merapihkan kembali mainan Novan setelah selesai bermain. Ruangan ini pasti akan menjadi rapih.”
Novan yang tadinya mulai beranjak menengok ke arah saya  sambil tersenyum,” Nanti kan masih main lagi, Bun.”
“ Novan,Novan kan anak sholeh. Novan tau nggak, kalau kebersihan itu sebagian dari iman lho. Nah, kalau novan membersihkan mainan Novan yang berserakan, berarti Novan sudah mendapatkan sebagian dari Iman itu.”
“Hmmm, tapi bantuin ya, Bun”, jawabnya sembari mulai memunguti satu persatu mainannya.
“Ayo, nak. Bunda bantuin.”
                 

Akhirnya selesai juga Novan membereskan mainannya tersebut.
“ Hebat anak bunda. Sudah pintar membereskan mainan pada tempatnya.”
Saya sengaja memberi support pada Novan. Padahal saya Cuma membantu memasukkan 2 keping saja, tapi seolah energi Novan jadi tambah berkali lipat. Oh, ya. Ternyata selama ini saya kurang menunjukkan support saya padanya. Semoga next days, Novan selalu membereskan mainannya setelah selesai bermain. Bukan masalah saya capek membereskan mainannya. Tapi ini juga mengenalkan anak saya pada tanggungjawab.

#hari 1
#game level1
# Tantangan 10 hari
#komunikasi produktif
# KuliahBunsay IIP

Rabu, 13 Juli 2016

Analysis of Maya Angelou Poem "INSOMNIAC"


Insomniac
(By Maya Angelou)

There are some nights when
sleep plays coy,
aloof and disdainful.
And all the wiles
that I employ to win
its service to my side
are useless as wounded pride,
and much more painful. 



Figurative Language
There are some figurative languages usages in this poetry. Angelou uses personification   in the second line, “sleep plays coy”. Personification is a figurative language in which giving human characteristic for an object or animal. Angelou also use simile in the seventh line, “are useless as wounded pride”. Simile is a comparation an object to another by using as or likes to suggest they are alike. Alliteration was also found in this poetry. Alliteration is the repetition of consonant sounds to enhance the rhythm or to create a beat in poetry. We find it in the last line, “and much more painful”. 
Connotation & denotation
The denotative meaning of the poem is that Angelou is unable to sleep. She is using personification to describe sleep as distant, detached, and scornful; and explains how her lack of sleep causes her to, herself, be aloof and disdainful. Additionally, Angelou uses a simile in the 7th line in order to explain that no matter how hard she tries, she is simply unable to fall asleep. Connotatively, this poem is about how Angelou's is lonely and, no matter how hard she tries, she is unable to find who or what she is missing.
Rhythm and meter
And all/ the wiles
          I    X    /   I   X     /   I        Iambic dimeter
            And much/ more painful/        Iambic dimeter
          I    X   /    I       X          /   I
Based on the rhyme schemes, this poetry belongs to octave, which consists of eight lines.

Musical Devices
 Alliteration is the repetition of consonant sounds to enhance the rhythm or to create a beat in poetry. We find it in the last line, “and much more painful”. This poetry use also assonance, as we can see in the 6th and 7th line.
its service to my side
are useless as wounded pride,
Assonance occurs when the vowel sounds of a word are repeated without continuing to imitate the other sounds that follow them.


My Passion Project

 My Passion Project Tinggal di kota Hexagon berarti siap menerima tantangan karena warganya produktif, kreatif dan solutif. Salah satu tanta...